Rumah Zakat - MUHAMMAD ALEXANDER PERTZ, KISAH BOCAH AMERIKA MENEMUKAN ISLAM DALAM BUKU
Read More..
Kamis, 27 Januari 2011
Rumah Zakat - MUHAMMAD ALEXANDER PERTZ, KISAH BOCAH AMERIKA MENEMUKAN ISLAM DALAM BUKU
Label:
Pendidikan
Senin, 24 Januari 2011
Penarik Becak Siap menyumbang Rp.1 Trilyun Perbulan untuk Gaji Presiden dengan 5 Syarat
SOLO (voa-islam.com) – Rakyat miskin dan tukang becak prihatin dengan curhat gaji Presiden. Sebagai bentuk sindiran, mereka siap patungan menyumbangkan penghasilan becaknya untuk menaikkan gaji Presiden menjadi 1 trilyun perbulan. Tapi dengan 5 syarat.
Curhat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ‘mengeluhkan’ gajinya tidak naik selama tujuh tahun terakhir, mendapat ‘sambutan’ meriah di mana-mana. Di Solo, bahkan ada sekelompok orang yang menamakan diri “Pendukung Kenaikan Gaji Presiden.”
Puluhan orang ini melakukan aksi damai mendukung gaji presiden dinaikkan menjadi Rp 1 triliun per bulan di Bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah, Senin (24/1/2011). Uniknya, sebagian besar dari massa aksi adalah para tukang becak yang dalam sepanjang aksinya memarkir becaknya dengan rapi di pinggir Jalan Slamet Riyadi, tak jauh dari lokasi aksi.
Massa tukang becak ini mengaku jengah atas curhat presiden soal gajinya yang tidak pernah naik. Menurut mereka, curhat itu sama sekali tidak mempertimbangkan rasa keadilan di saat banyak rakyat yang masih menderita karena berbagai persoalan yang menimpa, justru memimpin negara mempersoalkan gajinya.
Sebagai sindiran yang menohok, kelompok tersebut justru memberikan dukungan agar gaji presiden dinaikkan menjadi Rp 1 triliun per bulan. Namun sebagai syaratnya, SBY harus memenuhi lima syarat yang diajukan.
Kelima syarat itu adalah mampu membebaskan Indonesia pengangguran, menjamin Indonesia bebas dari konflik dengan latar belakang apapun, mampu mewujudkan Indonesia swasembada pangan, mampu memberantas mafia hukum, dan mampu menyelesaikan semua persoalan seperti kasus Century dan BLBI.
“Jika semua syarat itu dapat dipenuhi maka kami mendukung sepenuhnya gaji presiden naik menjadi Rp 1 triliun per bulan. Tapi jika tanpa prestasi dan bahkan gagal menjalankan amanat rakyat, sama sekali tidak masuk akal jika presiden mengeluhkan gajinya,” ujar Bambang Saptono berapi-api.
Sentilan dalam aksi itu menarik perhatian pengguna jalan, lantaran Bambang Saptono berdialog interaktif bersama puluhan pengemudi becak.
“Apakah saudara-saudara bersedia jika gaji Presiden satu triliun rupiah per bulan?” tanya Bambang.
“Bersedia,” jawab para tukang becak.
“Uangnya dari mana?’ tanya lagi Bambang.
“Dari Gayus,” teriak tukang becak.
“Terus rakyat makan apa?,” lanjut Bambang.
“Makan tikus,” jawab mereka.
Sementara itu, orator lainnya, Joni, menyindir curhat gaji Presiden SBY dengan orasi “Kami Sayang Pak SBY.” Joni menyatakan setuju kenaikan gaji SBY menjadi 1 trilyun, bahkan ia rela jika harus iuran untuk nomboki gaji presiden.
“Kalau tidak dari kami, uangnya bisa dari Gayus atau utang luar negeri, silakan kami sangat setuju,” sindir Joni. “Kami cinta dengan presiden kami. Kami sayang dengan Pak SBY,” kata Joni kepada rekan-rekannya sesama tukang becak. “Rp 1 triliun pun kami sangat setuju. Kenapa, karena kami sayang dengan Pak SBY,” tambahnya.
Gaji presiden Rp 63 juta per bulan dan dana taktis Rp 2 miliar per bulan, menurut para tukang becak, sudah lebih dari cukup. Jika dibandingkan dengan penghasilan Joni dkk, uang itu sudah berlipat ratusan kali. Maka ia menilai seorang presiden kurang pantas curhat mengenai gaji di saat rakyat tengah dilanda kesulitan ekonomi.
Sejumlah poster dan spanduk bertuliskan kecaman dan sindiran dibawa oleh massa aksi. Di antaranya “Rakyat makan tikus, Pejabat makin rakus”, “Katanya berjuang, Kok mikir uang”, “Awak Gede Gaji Gede” (badan besar gaji besar), “Gajinya 1 Triliun, Presiden Malah Pikun”, “bohong=nyolong”, dan lain-lainnya.
Aksi jalanan para tukang becak tersebut penuh dengan gelak tawa karena banyak peserta aksi yang mengekspresikan sikapnya dengan cara masing-masing. Bahkan ada yang mengaku kurang mengetahui orasi-orasi yang disampaikan temannya.
“Pokoknya kita dukung saja kalau Pak Presiden minta kenaikan gaji. Saya tidak tahu gajinya sekarang berapa, yang penting dinaikkan saja. Siapa tahu nanti setelah gajinya naik, Pak Presiden pengin naik becak saya lalu memberikan bayaran yang besar juga,” ujar seorang peserta aksi.
Koordinator aksi, Bambang Saptono, menilai aksi ini merupakan bentuk apatisme masyarakat mengenai ulah para pemimpin. “Mereka tidak melihat rakyatnya sengsara, mati kelaparan dan keracunan makan,” katanya.
Ia berharap presiden dan para pemimpin bangsa tidak terlalu berpikir mengenai gaji, karena menurutnya, para pejabat sudah berkecukupan dalam kebutuhan sehari-hari. “Presiden kan jabatan terhormat, jadi saru dan tidak pantas jika mengeluh tidak pernah naik gaji,” pungkasnya. [silum/dtk]
Read More..
Curhat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ‘mengeluhkan’ gajinya tidak naik selama tujuh tahun terakhir, mendapat ‘sambutan’ meriah di mana-mana. Di Solo, bahkan ada sekelompok orang yang menamakan diri “Pendukung Kenaikan Gaji Presiden.”
Puluhan orang ini melakukan aksi damai mendukung gaji presiden dinaikkan menjadi Rp 1 triliun per bulan di Bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah, Senin (24/1/2011). Uniknya, sebagian besar dari massa aksi adalah para tukang becak yang dalam sepanjang aksinya memarkir becaknya dengan rapi di pinggir Jalan Slamet Riyadi, tak jauh dari lokasi aksi.
Massa tukang becak ini mengaku jengah atas curhat presiden soal gajinya yang tidak pernah naik. Menurut mereka, curhat itu sama sekali tidak mempertimbangkan rasa keadilan di saat banyak rakyat yang masih menderita karena berbagai persoalan yang menimpa, justru memimpin negara mempersoalkan gajinya.
Sebagai sindiran yang menohok, kelompok tersebut justru memberikan dukungan agar gaji presiden dinaikkan menjadi Rp 1 triliun per bulan. Namun sebagai syaratnya, SBY harus memenuhi lima syarat yang diajukan.
Kelima syarat itu adalah mampu membebaskan Indonesia pengangguran, menjamin Indonesia bebas dari konflik dengan latar belakang apapun, mampu mewujudkan Indonesia swasembada pangan, mampu memberantas mafia hukum, dan mampu menyelesaikan semua persoalan seperti kasus Century dan BLBI.
“Jika semua syarat itu dapat dipenuhi maka kami mendukung sepenuhnya gaji presiden naik menjadi Rp 1 triliun per bulan. Tapi jika tanpa prestasi dan bahkan gagal menjalankan amanat rakyat, sama sekali tidak masuk akal jika presiden mengeluhkan gajinya,” ujar Bambang Saptono berapi-api.
Sentilan dalam aksi itu menarik perhatian pengguna jalan, lantaran Bambang Saptono berdialog interaktif bersama puluhan pengemudi becak.
“Apakah saudara-saudara bersedia jika gaji Presiden satu triliun rupiah per bulan?” tanya Bambang.
“Bersedia,” jawab para tukang becak.
“Uangnya dari mana?’ tanya lagi Bambang.
“Dari Gayus,” teriak tukang becak.
“Terus rakyat makan apa?,” lanjut Bambang.
“Makan tikus,” jawab mereka.
Sementara itu, orator lainnya, Joni, menyindir curhat gaji Presiden SBY dengan orasi “Kami Sayang Pak SBY.” Joni menyatakan setuju kenaikan gaji SBY menjadi 1 trilyun, bahkan ia rela jika harus iuran untuk nomboki gaji presiden.
“Kalau tidak dari kami, uangnya bisa dari Gayus atau utang luar negeri, silakan kami sangat setuju,” sindir Joni. “Kami cinta dengan presiden kami. Kami sayang dengan Pak SBY,” kata Joni kepada rekan-rekannya sesama tukang becak. “Rp 1 triliun pun kami sangat setuju. Kenapa, karena kami sayang dengan Pak SBY,” tambahnya.
Gaji presiden Rp 63 juta per bulan dan dana taktis Rp 2 miliar per bulan, menurut para tukang becak, sudah lebih dari cukup. Jika dibandingkan dengan penghasilan Joni dkk, uang itu sudah berlipat ratusan kali. Maka ia menilai seorang presiden kurang pantas curhat mengenai gaji di saat rakyat tengah dilanda kesulitan ekonomi.
Sejumlah poster dan spanduk bertuliskan kecaman dan sindiran dibawa oleh massa aksi. Di antaranya “Rakyat makan tikus, Pejabat makin rakus”, “Katanya berjuang, Kok mikir uang”, “Awak Gede Gaji Gede” (badan besar gaji besar), “Gajinya 1 Triliun, Presiden Malah Pikun”, “bohong=nyolong”, dan lain-lainnya.
Aksi jalanan para tukang becak tersebut penuh dengan gelak tawa karena banyak peserta aksi yang mengekspresikan sikapnya dengan cara masing-masing. Bahkan ada yang mengaku kurang mengetahui orasi-orasi yang disampaikan temannya.
“Pokoknya kita dukung saja kalau Pak Presiden minta kenaikan gaji. Saya tidak tahu gajinya sekarang berapa, yang penting dinaikkan saja. Siapa tahu nanti setelah gajinya naik, Pak Presiden pengin naik becak saya lalu memberikan bayaran yang besar juga,” ujar seorang peserta aksi.
Koordinator aksi, Bambang Saptono, menilai aksi ini merupakan bentuk apatisme masyarakat mengenai ulah para pemimpin. “Mereka tidak melihat rakyatnya sengsara, mati kelaparan dan keracunan makan,” katanya.
Ia berharap presiden dan para pemimpin bangsa tidak terlalu berpikir mengenai gaji, karena menurutnya, para pejabat sudah berkecukupan dalam kebutuhan sehari-hari. “Presiden kan jabatan terhormat, jadi saru dan tidak pantas jika mengeluh tidak pernah naik gaji,” pungkasnya. [silum/dtk]
Read More..
Label:
Sosial
Minggu, 23 Januari 2011
SBY Keluhkan Gaji, Rakyat Siapkan Gerakan Koin untuk Gaji Presiden SBY
JAKARTA (voa-islam.com) – Keluhan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal gajinya yang tak pernah naik selama tujuh tahun disambut dengan gerakan pengumpulan koin untuk menaikkan gaji presiden. Benarkah?
Bak gayung bersambut. Keluhan soal gaji presiden yang tidak naik selama 7 tahun menuai bermacam reaksi dari publik. Selain kritik tajam dari para politisi dan pakar komunikasi, keluhan SBY ditanggapi lain oleh rakyat di jagat maya.
Para facebooker memahami pernyataan Presiden SBY sebagai ungkapan minta naik gaji, sehingga di situs jejaring pertemanan Facebook muncul berbagai gerakan moral untuk mengumpulkan koin yang akan disumbangkan untuk menaikkan gaji presiden. Salah satunya adalah group “Coin for President” yang dilaunching Defiyan Cori pada hari Jum'at, (21/1/2011). Dalam pesan pertamanya, Devian menyatakan, group itu dibuat sebagai ‘solidaritas’ terhadap keluhan Presiden SBY soal gajinya yang belum pernah naik dalam kurun waktu 7 tahun.
"Mari bersama-sama kita galang dana untuk membantu Saudara Soesilo Bambang Yudhoyono yang saat ini kebetulan menjadi Presiden RI untuk memenuhi permintaan kenaikan gajinya supaya meningkatkan kesejahteraannya dan keluar dari kemiskinan di tengah rakyat Indonesia yang kaya raya melalui COIN for PRESIDENT!" tulis Defiyan, sang empunya group. "Ya kita kasihan lihat Presiden kekurangan gaji kan," tambahnya.
Selain itu, muncul pula gerakan “Koin Untuk Presiden SBY” di Facebook. Gerakan “Koin Untuk Presiden SBY” ini mengingatkan kita pada “Koin Peduli Prita”. Prita merupakan ibu dua anak, mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, Banten, gara-gara curhatnya melalui surat elektronik yang menyebar di internet mengenai layanan RS Omni Internasional Alam Sutera.
Jika “Koin Peduli Prita” dibuat untuk membantu Prita yang harus membayar denda Rp204 juta kepada RS Omni. Bagaimana dengan “Koin Untuk Presiden SBY”? Kabarnya, gerakan tersebut untuk membantu Presiden SBY yang mengeluh gajinya tidak naik selama tujuh tahun.
Aksi serupa juga muncul di Blackberry Messenger (BBM) dengan nama gerakan “Sayang SBY” dengan mengumpulkan Koin Rp100 untuk membantu keluh kesah SBY soal gajinya yang belum naik selama tujuh tahun.
“Senin Tgl 24 Januari 2011 Tempat Bundaran Hotel Indonesia. sebagai warga negara kita yang dipilih rakyat sedang mengalami kesusahan. Saatnya kita sebagai rakyat membantu kesulitan beliau dengan menyumbangkan koin cinta SBY Rp 100,” katanya di BBM.
Meski gerakan koin untuk menaikkan gaji presiden ini sangat marak, namun tak jelas apakah ini sungguhan atau sekedar bentuk sindiran dari masyarakat melalui sejumlah situs jejaring sosial.
Sekadar diketahui, gaji SBY sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Negara dan Lembaga Kepresidenan (RKAKL) 2006 sekira Rp 62 juta dan dana taktis mencapai Rp2 miliar.
Seperti diberitakan voa-islam sebelumnya, dalam pidato penutupan Rapim TNI/Polri 2011 di Jakarta, Jumat (21/1/2011), Presiden SBY curhat soal gajinya yang tak kunjung naik dalam kurun waktu tujuh tahun. “Sampaikan, ini tahun ketujuh, gaji presiden belum naik. Tapi saya ingin semua dapat kelayakan gaji,” ujarnya.
Curhat Presiden itu cukup mengagetkan, karena menurut majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, gaji presiden di Indonesia adalah gaji dengan kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara yang disurvei tahun lalu. Dibandingkan gaji pemimpin negara lain, besarnya gaji presiden di Indonesia lebih tinggi 12 kali dari gaji PM Cina dan lebih tinggi 30 kali dari gaji PM India. [silum/dbs] Read More..
Bak gayung bersambut. Keluhan soal gaji presiden yang tidak naik selama 7 tahun menuai bermacam reaksi dari publik. Selain kritik tajam dari para politisi dan pakar komunikasi, keluhan SBY ditanggapi lain oleh rakyat di jagat maya.
Para facebooker memahami pernyataan Presiden SBY sebagai ungkapan minta naik gaji, sehingga di situs jejaring pertemanan Facebook muncul berbagai gerakan moral untuk mengumpulkan koin yang akan disumbangkan untuk menaikkan gaji presiden. Salah satunya adalah group “Coin for President” yang dilaunching Defiyan Cori pada hari Jum'at, (21/1/2011). Dalam pesan pertamanya, Devian menyatakan, group itu dibuat sebagai ‘solidaritas’ terhadap keluhan Presiden SBY soal gajinya yang belum pernah naik dalam kurun waktu 7 tahun.
"Mari bersama-sama kita galang dana untuk membantu Saudara Soesilo Bambang Yudhoyono yang saat ini kebetulan menjadi Presiden RI untuk memenuhi permintaan kenaikan gajinya supaya meningkatkan kesejahteraannya dan keluar dari kemiskinan di tengah rakyat Indonesia yang kaya raya melalui COIN for PRESIDENT!" tulis Defiyan, sang empunya group. "Ya kita kasihan lihat Presiden kekurangan gaji kan," tambahnya.
Selain itu, muncul pula gerakan “Koin Untuk Presiden SBY” di Facebook. Gerakan “Koin Untuk Presiden SBY” ini mengingatkan kita pada “Koin Peduli Prita”. Prita merupakan ibu dua anak, mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, Banten, gara-gara curhatnya melalui surat elektronik yang menyebar di internet mengenai layanan RS Omni Internasional Alam Sutera.
Jika “Koin Peduli Prita” dibuat untuk membantu Prita yang harus membayar denda Rp204 juta kepada RS Omni. Bagaimana dengan “Koin Untuk Presiden SBY”? Kabarnya, gerakan tersebut untuk membantu Presiden SBY yang mengeluh gajinya tidak naik selama tujuh tahun.
Aksi serupa juga muncul di Blackberry Messenger (BBM) dengan nama gerakan “Sayang SBY” dengan mengumpulkan Koin Rp100 untuk membantu keluh kesah SBY soal gajinya yang belum naik selama tujuh tahun.
“Senin Tgl 24 Januari 2011 Tempat Bundaran Hotel Indonesia. sebagai warga negara kita yang dipilih rakyat sedang mengalami kesusahan. Saatnya kita sebagai rakyat membantu kesulitan beliau dengan menyumbangkan koin cinta SBY Rp 100,” katanya di BBM.
Meski gerakan koin untuk menaikkan gaji presiden ini sangat marak, namun tak jelas apakah ini sungguhan atau sekedar bentuk sindiran dari masyarakat melalui sejumlah situs jejaring sosial.
Sekadar diketahui, gaji SBY sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Negara dan Lembaga Kepresidenan (RKAKL) 2006 sekira Rp 62 juta dan dana taktis mencapai Rp2 miliar.
Seperti diberitakan voa-islam sebelumnya, dalam pidato penutupan Rapim TNI/Polri 2011 di Jakarta, Jumat (21/1/2011), Presiden SBY curhat soal gajinya yang tak kunjung naik dalam kurun waktu tujuh tahun. “Sampaikan, ini tahun ketujuh, gaji presiden belum naik. Tapi saya ingin semua dapat kelayakan gaji,” ujarnya.
Curhat Presiden itu cukup mengagetkan, karena menurut majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, gaji presiden di Indonesia adalah gaji dengan kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara yang disurvei tahun lalu. Dibandingkan gaji pemimpin negara lain, besarnya gaji presiden di Indonesia lebih tinggi 12 kali dari gaji PM Cina dan lebih tinggi 30 kali dari gaji PM India. [silum/dbs] Read More..
Label:
Sosial
Kamis, 20 Januari 2011
Allahu Akbar! rakyat Tunisia menuntut tegaknya syariat Islam dan negara Islam
Untuk pertama kalinya dalam 23 tahun, pemuda Muslim melaksanakan sholat berjamaah di jalan-jalan di kota Tunisia. Hal ini menjadi mungkin setelah digulingkannya pemerintahan diktator Zine El Abidine Ben Ali.
Sebelumnya, Menteri Pembangunan Daerah, Silvan Shalom menyatakan keprihatinan tentang penggulingan penguasa diktator Ben Ali, karena "langkah ini akan memfasilitasi pergerakan Islam di negeri ini".
Shalom, mantan penduduk asli komunitas Yahudi di Tunisia, mengakui bahwa Barat memang buta tentang pelanggaran HAM oleh Ben Ali.
"Sekarang, setelah jatuhnya rezim ini, ada kekhawatiran bahwa pergerakan Islam yang telah dilarang, tidak hanya akan datang kembali namun akan merebut kekuasaan," keluh bajingan Zionis ini.
Selama kerusuhan, kepolisian Tunisia menangkap sejumlah orang asing bersenjata, termasuk satu dengan paspor Jerman, yang diduga mengorganisir serangan dan penembakan.
Perlu diingat bahwa Zionis sering menggunakan paspor palsu dari negaranegara lain dan mengirimkan kelompok terorisnya untuk melakukan pembunuhan dan serangan teroris.
Sementara itu, rakyat Tunisia yang tidak puas dengan hasil kudeta terhadap pemerintah negara itu, menyerukan perubahan radikal dalam politik.
Pada 15 Januari, rakyat Tunisia melakukan aksi massa menuntut pembebasan tahanan politik dari penjara diktator. Demonstrasi dilakukan dengan dama dan didukung oleh militer dan polisi Tunisia.
Aksi yang menarik ribuan orang, secara terbuka menyeru untuk mendirikan negara Islam dan menegakkan syariah Islam dan untuk memastikan konsolidasi negerinegeri Muslim.
Selain itu, para demonstran menuntut laporan dari pemerintah terkait hubungan mereka dengan Amerika dan negara yang menyebut diri "Israel".
Para pemrotes Tunisia meneriakkan : "tidak ada jalan lain, tidak ada jalan lain, Islam satu-satunya solusi!" "Dengan jiwa kami, dengan darah kai, kami akan berkorban untuk Anda, wahai Islam!"
Berdiri di hadapan tentara Tunisia, mereka mengalamatkan kalimat ini untuk : "Kalian di Palestina, kalian di Irak, jatuhkan rantai penguasa dari leher kalian dan penuhi tugas Anda!" "Wahai tentara Muslim, kami siap bersama Anda, dengan darah kita, dengan jiwa kita, dan anak-anak kita! gulingkan rezim yang menindas!" Demonstrasi tersebut berlangsung tanpa kekerasan dan pertumpahan darah. (haninmazaya/arrahmah.com)
sumber : arrahmah.com Read More..
Sebelumnya, Menteri Pembangunan Daerah, Silvan Shalom menyatakan keprihatinan tentang penggulingan penguasa diktator Ben Ali, karena "langkah ini akan memfasilitasi pergerakan Islam di negeri ini".
Shalom, mantan penduduk asli komunitas Yahudi di Tunisia, mengakui bahwa Barat memang buta tentang pelanggaran HAM oleh Ben Ali.
"Sekarang, setelah jatuhnya rezim ini, ada kekhawatiran bahwa pergerakan Islam yang telah dilarang, tidak hanya akan datang kembali namun akan merebut kekuasaan," keluh bajingan Zionis ini.
Selama kerusuhan, kepolisian Tunisia menangkap sejumlah orang asing bersenjata, termasuk satu dengan paspor Jerman, yang diduga mengorganisir serangan dan penembakan.
Perlu diingat bahwa Zionis sering menggunakan paspor palsu dari negaranegara lain dan mengirimkan kelompok terorisnya untuk melakukan pembunuhan dan serangan teroris.
Sementara itu, rakyat Tunisia yang tidak puas dengan hasil kudeta terhadap pemerintah negara itu, menyerukan perubahan radikal dalam politik.
Pada 15 Januari, rakyat Tunisia melakukan aksi massa menuntut pembebasan tahanan politik dari penjara diktator. Demonstrasi dilakukan dengan dama dan didukung oleh militer dan polisi Tunisia.
Aksi yang menarik ribuan orang, secara terbuka menyeru untuk mendirikan negara Islam dan menegakkan syariah Islam dan untuk memastikan konsolidasi negerinegeri Muslim.
Selain itu, para demonstran menuntut laporan dari pemerintah terkait hubungan mereka dengan Amerika dan negara yang menyebut diri "Israel".
Para pemrotes Tunisia meneriakkan : "tidak ada jalan lain, tidak ada jalan lain, Islam satu-satunya solusi!" "Dengan jiwa kami, dengan darah kai, kami akan berkorban untuk Anda, wahai Islam!"
Berdiri di hadapan tentara Tunisia, mereka mengalamatkan kalimat ini untuk : "Kalian di Palestina, kalian di Irak, jatuhkan rantai penguasa dari leher kalian dan penuhi tugas Anda!" "Wahai tentara Muslim, kami siap bersama Anda, dengan darah kita, dengan jiwa kita, dan anak-anak kita! gulingkan rezim yang menindas!" Demonstrasi tersebut berlangsung tanpa kekerasan dan pertumpahan darah. (haninmazaya/arrahmah.com)
sumber : arrahmah.com Read More..
Label:
Islam
6 Tipe Karyawan Yang Dibenci Atasan
Performa kerja seseorang bisa dilihat dari berbagai aspek, salah satunya bagaimana kita bersikap dan berperilaku di lingkungan kerja. Jangan berharap Anda bisa lama bekerja di suatu perusahaan jika tidak mempunyai inisiatif, motivasi atau berlaku kurang sopan.
Atasan adalah seseorang yang punya kredibilitas menilah apakah seorang karyawan memiliki performa yang baik atau buruk dalam pekerjaannya. Seperti apa tipe karyawan yang dinilai buruk oleh atasannya?
Berikut daftarnya, seperti dikutip dari Helium:
1. Penusuk Dari Belakang
Tipe karyawan ini suka menusuk rekannya dari belakang, baik itu karyawan baru atau lama yang berusaha meraih kesuksesan. Karena tidak ingin karyawan lain lebih berhasil darinya, dia kerap menjelekkan orang di depan atasan, menggosipkan rekan kerja lain setiap lima menit dan biasanya punya kesulitan bekerjasama dalam tim. Tipe ini juga sulit menerima orang baru dalam perusahaan, terutama jika orang tersebut lebih pintar, lebih berpengalaman dan penampilannya lebih menarik.
2. Kurang Motivasi
Tipe ini adalah karyawan yang kegiatannya hanya berkeliling ruangan kantor, mengajak setiap orang mengobrol dan tidak pernah benar-benar selesai mengerjakan tugasnya. Banyak kegiatan kurang penting yang dia lakukan, seperti bolak balik ke toilet lebih dari 10 kali sehari, menelepon orang yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dan cenderung bergantung pada orang lain untuk membereskan pekerjaannya. Karyawan seperti ini biasanya lebih banyak bicara daripada bertindak.
3. Terlalu Banyak Alasan atau Suka Berbohong
Karyawan ini tidak pernah mau disalahkan atau bertanggungjawab terhadap masalah yang ditimbulkannya. Dia cenderung melempar kesalahan pada orang lain dengan berjuta alasan. Tipe ini juga suka mencari alasan yang bertele-tele jika telat masuk kantor dan suka mangkir dari tugas tambahan yang diberikan padanya.
4. Sulit Beradaptasi
Setiap perusahaan harus melakukan sejumlah perubahan agar maju dan berkembang. Namun ada tipe karyawan sulit beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Tidak peduli berapa banyak pelatihan dan pendidikan yang diberikan padanya, dia tidak pernah siap dengan segala perkembangan dan inovasi baru. Tipe ini lebih memilih bekerja dengan caranya sendiri dan tidak bisa beradaptasi dengan metode baru yang mungkin lebih aman, mudah, cepat dan efisien. Hal ini membuatnya tertinggal dari rekan-rekan kerja lainnya.
5. Bermasalah dengan Komunikasi
Tipe ini tidak bisa berkomunikasi secara efektif. Dia suka berkata dan bertingkah kurang sopan di lingkungan kerja, dan cenderung berlaku kasar terhadap karyawan lain atau klien. Perilaku yang agresif dan defensif ini umumnya disebabkan karena mereka tidak bisa mengutarakan apa yang ada di pikirannya. Saat menghadapi masalah dalam pekerjaan, tipe ini cenderung diam dan enggan menanyakan solusinya kepada atasan atau rekan lain. Sehingga menjadikannya mudah frustasi dan stres.
6. Suka Mengeluh
Selalu mengeluh setiap mengerjakan tugas yang diberikan, tidak bersemangat saat kerja dan kerap memprotes kebijakan perusahaan atau kesal saat harus kerja lembur.
source: http://kamarsolusi.com
Read More..
Atasan adalah seseorang yang punya kredibilitas menilah apakah seorang karyawan memiliki performa yang baik atau buruk dalam pekerjaannya. Seperti apa tipe karyawan yang dinilai buruk oleh atasannya?
Berikut daftarnya, seperti dikutip dari Helium:
1. Penusuk Dari Belakang
Tipe karyawan ini suka menusuk rekannya dari belakang, baik itu karyawan baru atau lama yang berusaha meraih kesuksesan. Karena tidak ingin karyawan lain lebih berhasil darinya, dia kerap menjelekkan orang di depan atasan, menggosipkan rekan kerja lain setiap lima menit dan biasanya punya kesulitan bekerjasama dalam tim. Tipe ini juga sulit menerima orang baru dalam perusahaan, terutama jika orang tersebut lebih pintar, lebih berpengalaman dan penampilannya lebih menarik.
2. Kurang Motivasi
Tipe ini adalah karyawan yang kegiatannya hanya berkeliling ruangan kantor, mengajak setiap orang mengobrol dan tidak pernah benar-benar selesai mengerjakan tugasnya. Banyak kegiatan kurang penting yang dia lakukan, seperti bolak balik ke toilet lebih dari 10 kali sehari, menelepon orang yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dan cenderung bergantung pada orang lain untuk membereskan pekerjaannya. Karyawan seperti ini biasanya lebih banyak bicara daripada bertindak.
3. Terlalu Banyak Alasan atau Suka Berbohong
Karyawan ini tidak pernah mau disalahkan atau bertanggungjawab terhadap masalah yang ditimbulkannya. Dia cenderung melempar kesalahan pada orang lain dengan berjuta alasan. Tipe ini juga suka mencari alasan yang bertele-tele jika telat masuk kantor dan suka mangkir dari tugas tambahan yang diberikan padanya.
4. Sulit Beradaptasi
Setiap perusahaan harus melakukan sejumlah perubahan agar maju dan berkembang. Namun ada tipe karyawan sulit beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Tidak peduli berapa banyak pelatihan dan pendidikan yang diberikan padanya, dia tidak pernah siap dengan segala perkembangan dan inovasi baru. Tipe ini lebih memilih bekerja dengan caranya sendiri dan tidak bisa beradaptasi dengan metode baru yang mungkin lebih aman, mudah, cepat dan efisien. Hal ini membuatnya tertinggal dari rekan-rekan kerja lainnya.
5. Bermasalah dengan Komunikasi
Tipe ini tidak bisa berkomunikasi secara efektif. Dia suka berkata dan bertingkah kurang sopan di lingkungan kerja, dan cenderung berlaku kasar terhadap karyawan lain atau klien. Perilaku yang agresif dan defensif ini umumnya disebabkan karena mereka tidak bisa mengutarakan apa yang ada di pikirannya. Saat menghadapi masalah dalam pekerjaan, tipe ini cenderung diam dan enggan menanyakan solusinya kepada atasan atau rekan lain. Sehingga menjadikannya mudah frustasi dan stres.
6. Suka Mengeluh
Selalu mengeluh setiap mengerjakan tugas yang diberikan, tidak bersemangat saat kerja dan kerap memprotes kebijakan perusahaan atau kesal saat harus kerja lembur.
source: http://kamarsolusi.com
Read More..
Label:
Umum
Rabu, 19 Januari 2011
Anggaran Gedung Baru DPR Setara 21 Ribu Rumah Korban Bencana
Di tengah-tengah kritikan publik, DPR RI tetap bersikeras melanjutkan rencana pembangunan gedung DPR RI baru yang menelan dana senilai Rp 1,31 triliun. Dari dana tersebut, Rp 1,16 triliun digunakan untuk biaya konstruksi dan manajemen. Sementara sisanya digunakan untuk biaya IT, sistem keamanan, dan furnitur.
Urgensi pembangunan gedung baru setinggi 36 tingkat dan seluas 156.586 meter persegi itu dipertanyakan.
Indonesia Budget Center menyatakan, angka Rp 1,3 ini setara dengan:
1. Dana untuk BOS SMP bagi 2,02 juta siswa. Berdasarkan kebijakan BOS Tahun 2010, dana BOS SMP Rp 575.000 per tahun
2. Dana pembangunan 16.000 ruang kegiatan belajar atau kelas baru. Sekitar 16.000 kelas baru ini dapat menampung setidaknya 640.000 siswa (dengan asumsi 1 ruang kelas dapat menampung 40 siswa). Berdasarkan Permendiknas 19/2010, standar biaya 1 ruang kelas baru sekitar Rp 80 juta.
3. Dana bagi 19,5 juta peserta Jamkesmas baru (biaya Jamkesmas saat ini sekitar Rp 66.700 per tahun).
4. Dana untuk membangun 21.000 unit rumah baru di Wasior, Padang, Mentawai, dan Yogyakarta-Jateng. Berdasarkan desain dari Teknik Sipil ITS, biaya pembangunan satu unit rumah baru sekitar Rp 60 juta.
5. Dana untuk menaikkan subsidi pupuk sebesar 8 persen. Subsidi pupuk 2011 sebesar Rp 16,3 triliun, atau turun 11 persen dibandingkan tahun 2010 (Rp 18,4 triliun)
Sumber : ruanghati.com Read More..
Urgensi pembangunan gedung baru setinggi 36 tingkat dan seluas 156.586 meter persegi itu dipertanyakan.
Indonesia Budget Center menyatakan, angka Rp 1,3 ini setara dengan:
1. Dana untuk BOS SMP bagi 2,02 juta siswa. Berdasarkan kebijakan BOS Tahun 2010, dana BOS SMP Rp 575.000 per tahun
2. Dana pembangunan 16.000 ruang kegiatan belajar atau kelas baru. Sekitar 16.000 kelas baru ini dapat menampung setidaknya 640.000 siswa (dengan asumsi 1 ruang kelas dapat menampung 40 siswa). Berdasarkan Permendiknas 19/2010, standar biaya 1 ruang kelas baru sekitar Rp 80 juta.
3. Dana bagi 19,5 juta peserta Jamkesmas baru (biaya Jamkesmas saat ini sekitar Rp 66.700 per tahun).
4. Dana untuk membangun 21.000 unit rumah baru di Wasior, Padang, Mentawai, dan Yogyakarta-Jateng. Berdasarkan desain dari Teknik Sipil ITS, biaya pembangunan satu unit rumah baru sekitar Rp 60 juta.
5. Dana untuk menaikkan subsidi pupuk sebesar 8 persen. Subsidi pupuk 2011 sebesar Rp 16,3 triliun, atau turun 11 persen dibandingkan tahun 2010 (Rp 18,4 triliun)
Sumber : ruanghati.com Read More..
Label:
Sosial
Minggu, 16 Januari 2011
Gambaran Dahsyatnya Siksa Neraka dalam Al-Qur'an
Oleh: Badrul Tamam
Kalau kita perhatian dalam kehidupan Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, kita dapatkan beliau tidak pernah berhenti dari mengingat dan membicarakan neraka. Pada setiap pagi dan sore hari, beliau shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah berhenti berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dari neraka. Contohnya nyatanya kita dapatkan dalam dzikir pagi dan sore hari, di dalamnya terdapat isti’adzah (doa mohon perlindungan) kepada Allah dari neraka.Yaitu:
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا اليَومِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا اليَومِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah. Dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan (yang berhak diibadahi) kecuali Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian, dan Dia Mahakuas atas segala sesuatu. Ya Rabbi, aku memohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, aku juga berlindung kepada-MU dari keburukan di hari ini dan keburukan sesudahnya. Ya Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua (pikun). Ya Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari adzab di neraka dan adzab di kubur.” (HR. Muslim)
Maka sangat jelas, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam setiap hari, pada pagi dan sore hari, senantiasa berlindung kepada Allah Jalla wa ‘Alaa dari neraka.
Begitu juga kita dapatkan, sesudah bertahiyat - sebelum salam, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berlindung kepada Allah dari neraka. Beliau mengajari kita agar membaca,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dar siksa kubur dan siksa neraka, dari fitnah hidup dan fitnah mati serta dari fitnah al-Masih Dajjal.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan mengingat neraka tidak luput dari beliau sampai saat sebelum tidur. Ya sampai sebelum tidur. Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila beranjak tidur maka beliau meletakkan telapak tangan kanan beliau di bawah pipi kanan, lalu berdoa:
رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
“Ya Rabb-ku, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.” (HR. Al-Tirmidzi dan Ahmad) terkadang beliau shallallahu 'alaihi wasallam membacanya sekali dan terkadang tiga kali.
Bahkan doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang paling sering beliau baca, sebagaimana yang disampaikan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berisi memohon perlindungan dari neraka,
رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al Baqarah: 201)
Jadi mengingat neraka memiliki bagian besar dalam kehidupan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, baik dalam pikiran ataupun hati beliau. Beliau tidak pernah terputus dari mengingat neraka. Seperti inilah seharusnya seorang muslim, senantiasa mengingat neraka. Setiap saat harusnya dia mendengarkan ceramah tentang neraka atau membaca kitab yang menerangkan tentang dahsyatnya neraka. Kenapa? Supaya kita bertambah takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga dalam kehidupan ini kita tidak tenggelam dalam kenikmatan dunia, syahwat dan kemaksiatan sampai lupa akan akhirat.
Neraka dalam Al-Qur’an
Berikut ini kami suguhkan tentang gambaran neraka dalam Al-Qur’an. Di antaranya adalah firman Allah Ta’ala:
هَذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ
“Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.” (QS. Al-Hajj: 19)
Para penghuni neraka akan dikenakan untuk mereka pakaian dari aspal yang lalu dibakar dengan api neraka . Tidak cukup itu saja, al-hamim (air yang sedang mendidih dan sangat panas) akan disiramkan ke atas kepala mereka, kita berlindung kepada Allah dari menjadi ahli neraka!
Kita bisa bayangkan, kalau saja kita diletakkan pada satu tempat, lalu dari atas turun setetes demi setetes air dalam jangka waktu tertentu, sehari, seminggu, sebulan. Setiap detik air menetes dan mengenai kepala kita. Apa yang akan terjadi? Kita akan tersiksa dengan sendirinya dan bisa menjadi gila, lalu bagimana kalau yang disiramkan itu adalah air mendidih neraka yang panasnya berlipat-lipat dari panasnya dunia.
Kemudian Allah melanjutkan,
يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ
“Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).” (QS. Al-Hajj: 20) betapa dahsyatnya panas air tersebut. Saat disiramkan di atas kepala, maka air tersebut akan menghancurkan isi perut; daging, lemak, dan ususnya. Yakni isi perutnya meleleh karena panasnya air neraka yang mendidih tersebut. Sehinggapun kulit mereka juga meleleh. Kita memohon keselamatan kepada Allah dari beratnya siksa neraka.
Selanjutnya Allah berfirman,
وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ
“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21) Maqami’ itu semacam palu atau martil dari besi yang dipukulkan ke kepala mereka. Maka ketika mereka hendak keluar dari neraka, dipukulkan martil-martil tersebut di atas kepala mereka supaya siksa tidak terputus dari mereka. “Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): "Rasailah adzab yang membakar ini".” (QS. Al-Hajj: 22)
Dalam ayat lain, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
“Sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad: 15) ya benar, mereka dipaksa meminum air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas menghancurkan.
Jadi tidak cukup hanya disiramkan ke atas kepala mereka, namun al-hamim (air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas) tersebut diminumkan kepada mereka sehingga usus-usus mereka terpotong-potong, tercabik-cabik dan hancur berantakan. Ya Allah, jauhkan kami dari siksa neraka!.
Sesungguhnya panasnya api neraka Jahannam tidak tertandingi. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan, panasnya lebih dari 70 kali dari panasnya api dunia yang paling panas.
Satu contoh permisalah yang tak mungkin bisa menyamai dengan neraka. Seandainya kita dipaksa meminum secangkir kopi atau teh yang sedang mendidih dengan segera, apa yang akan terjadi? Lidah dan mulut kita akan melepuh, dan boleh jadi usus kita juga akan meradang dan putus. Lalu bagaimana kalau yang diminumkan adalah air neraka yang sedang mendidih dan memiliki panas yang tak terhingga.
“Orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” Coba bayangkan keadaan ahli neraka yang dijelaskan ayat ini! karenanya benar-lah sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, “Kalau kalian tahu apa yang aku ketahui, pasti kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” Masalahnya, kita tidak mengetahui sebagaimana yang diketahui oleh beliau shallallahu 'alaihi wasallam.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan tentang tikar dan selimut ahli neraka,
لَهُمْ مِنْ جَهَنَّمَ مِهَادٌ وَمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ
“Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka).” (QS. Al-A’raf: 41). Dari bawah penghuni neraka ada tikar yang terbuat dari api neraka, sedangkan dari atasnya mereka diselimuti dengan selimut dari neraka juga. Dari sini, dapat kita padukan dengan ayat-ayat yang lain, bahwa para penghuni neraka akan dipakaikan baju dari aspal neraka yang lalu dibakar, tikar dari neraka, selimut dari neraka, dan juga cambuk (martil) dari besi.
Pada ayat lain, Allah Ta’ala menyebutkan tentang angan-angan para penghuni neraka, yaitu kematian. Mereka ingin sekali mati sehingga tidak merasakan adzab neraka yang maha dashsyat. Hal ini sebanding dengan angan-angan mereka di dunia, yaitu mereka berangan dan berhayal dapat hidup seribu tahun atau lebih. Mereka sangat cinta kepada kehidupan dunia. Sedangkan di akhriat mereka sangat-sangat berharap bisa mati. Kita berlindung kepada Allah dari menjadi bagian orang-orang kafir.
وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَى عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذَابِهَا
“Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka adzabnya.” (QS. Faathir: 36) Yakni, dia tidak mati dan tidak akan diringankan adzabnya. Berbeda dengan siksa manusia di dunia, berapa tahun dan seberapa hebat mereka menyiksa sesama manusia? Penyiksanya bisa bertaham menyiksa paling hanya satu atau dua jam secara berturut-turut lalu istirahat. Pun dia masih butuh makan, minum, buang air dan kebutuhan lainnya sehingga siksa akan berkurang atau dihentikan sementara. Dan ujung dari siksaannya adalah kematian. Sedangkan di neraka, adzab tidak akan dihentikan barang sejenak, karena yang menyiksa adalah para malaikat yang sudah Allah bekali dengan kekuatan luar bisa dan sangat menyeramkan. Mereka tidak mengenal lelah atau capek sehingga tidak ada istirahat dari siksa bagi penghuni neraka. Setiap detik, setiap menit dan setiap jam penghuni neraka disiksa tanpa henti dan mereka tidak bisa mati. “Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab.” (QS. Al-Nisa’: 56)
Karena itulah, wahai saudaraku seiman, kita harus senantisa mengingat akan neraka, berlindung kepada Allah 'Azza wa Jalla dari siksa neraka yang luar biasa. Di dalamnya tidak ada kematian, sebagaimana Allah kisahkan tentang permintaan penghuni neraka kepada Malaikat Malik sang penjaga neraka,
وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ
“Mereka berseru: "Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja".” (QS. Al-zukhruf: 77)
Maka Malikat Malik menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini). Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.” (QS. Al-Zukhruf: 77-78)
Sesungguhnya siksa neraka jahannam tidak bisa dibayangkan. Kedahsyatannya melebihi dari setiap gambaran manusia tentang berat dan dahsyatnya siksa, “Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya,” (QS. Al-Fajr: 25). Tidak seorang pun yan menyiksa bisa menyamai siksa Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Sesungguhnya masih banyak ayat lain yang menceritakan tentang kengerian dan dahsyatnya siksa neraka. Maka bagi setiap mukmin agar merenungi ayat-ayat tersebut dan sering membaca keterangan-keterangan tentang neraka, minimal satu bulan sekali. Kalau bisa, lebih banyak dari itu, agar hati ini takut dan khawatir terhadapnya. Sehingga dia akan bertakwa kepada Allah dan menjauhi segala laranganNya. Kemaksiatan ditinggalkan sedangkan kewajiban dijalankan dengan semestinya.
Ya Allah kami berlindung kepada-Mu dari siksa neraka dan segala hal yang bisa mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan. Ya Allah peliharalah kami dari siksa neraka, sungguh kami tidak sanggup menahannya dan kuasa menjalaninya. Amin, ya Rabbal a’lamin! [PurWD/voa-islam.com] Read More..
Kalau kita perhatian dalam kehidupan Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, kita dapatkan beliau tidak pernah berhenti dari mengingat dan membicarakan neraka. Pada setiap pagi dan sore hari, beliau shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah berhenti berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dari neraka. Contohnya nyatanya kita dapatkan dalam dzikir pagi dan sore hari, di dalamnya terdapat isti’adzah (doa mohon perlindungan) kepada Allah dari neraka.Yaitu:
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا اليَومِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا اليَومِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah. Dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan (yang berhak diibadahi) kecuali Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian, dan Dia Mahakuas atas segala sesuatu. Ya Rabbi, aku memohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, aku juga berlindung kepada-MU dari keburukan di hari ini dan keburukan sesudahnya. Ya Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua (pikun). Ya Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari adzab di neraka dan adzab di kubur.” (HR. Muslim)
Maka sangat jelas, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam setiap hari, pada pagi dan sore hari, senantiasa berlindung kepada Allah Jalla wa ‘Alaa dari neraka.
Begitu juga kita dapatkan, sesudah bertahiyat - sebelum salam, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berlindung kepada Allah dari neraka. Beliau mengajari kita agar membaca,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dar siksa kubur dan siksa neraka, dari fitnah hidup dan fitnah mati serta dari fitnah al-Masih Dajjal.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan mengingat neraka tidak luput dari beliau sampai saat sebelum tidur. Ya sampai sebelum tidur. Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila beranjak tidur maka beliau meletakkan telapak tangan kanan beliau di bawah pipi kanan, lalu berdoa:
رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
“Ya Rabb-ku, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.” (HR. Al-Tirmidzi dan Ahmad) terkadang beliau shallallahu 'alaihi wasallam membacanya sekali dan terkadang tiga kali.
Bahkan doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang paling sering beliau baca, sebagaimana yang disampaikan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berisi memohon perlindungan dari neraka,
رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al Baqarah: 201)
Jadi mengingat neraka memiliki bagian besar dalam kehidupan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, baik dalam pikiran ataupun hati beliau. Beliau tidak pernah terputus dari mengingat neraka. Seperti inilah seharusnya seorang muslim, senantiasa mengingat neraka. Setiap saat harusnya dia mendengarkan ceramah tentang neraka atau membaca kitab yang menerangkan tentang dahsyatnya neraka. Kenapa? Supaya kita bertambah takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga dalam kehidupan ini kita tidak tenggelam dalam kenikmatan dunia, syahwat dan kemaksiatan sampai lupa akan akhirat.
Neraka dalam Al-Qur’an
Berikut ini kami suguhkan tentang gambaran neraka dalam Al-Qur’an. Di antaranya adalah firman Allah Ta’ala:
هَذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ
“Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.” (QS. Al-Hajj: 19)
Para penghuni neraka akan dikenakan untuk mereka pakaian dari aspal yang lalu dibakar dengan api neraka . Tidak cukup itu saja, al-hamim (air yang sedang mendidih dan sangat panas) akan disiramkan ke atas kepala mereka, kita berlindung kepada Allah dari menjadi ahli neraka!
Kita bisa bayangkan, kalau saja kita diletakkan pada satu tempat, lalu dari atas turun setetes demi setetes air dalam jangka waktu tertentu, sehari, seminggu, sebulan. Setiap detik air menetes dan mengenai kepala kita. Apa yang akan terjadi? Kita akan tersiksa dengan sendirinya dan bisa menjadi gila, lalu bagimana kalau yang disiramkan itu adalah air mendidih neraka yang panasnya berlipat-lipat dari panasnya dunia.
Kemudian Allah melanjutkan,
يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ
“Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).” (QS. Al-Hajj: 20) betapa dahsyatnya panas air tersebut. Saat disiramkan di atas kepala, maka air tersebut akan menghancurkan isi perut; daging, lemak, dan ususnya. Yakni isi perutnya meleleh karena panasnya air neraka yang mendidih tersebut. Sehinggapun kulit mereka juga meleleh. Kita memohon keselamatan kepada Allah dari beratnya siksa neraka.
Selanjutnya Allah berfirman,
وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ
“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21) Maqami’ itu semacam palu atau martil dari besi yang dipukulkan ke kepala mereka. Maka ketika mereka hendak keluar dari neraka, dipukulkan martil-martil tersebut di atas kepala mereka supaya siksa tidak terputus dari mereka. “Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): "Rasailah adzab yang membakar ini".” (QS. Al-Hajj: 22)
كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
“Sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad: 15) ya benar, mereka dipaksa meminum air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas menghancurkan.
Jadi tidak cukup hanya disiramkan ke atas kepala mereka, namun al-hamim (air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas) tersebut diminumkan kepada mereka sehingga usus-usus mereka terpotong-potong, tercabik-cabik dan hancur berantakan. Ya Allah, jauhkan kami dari siksa neraka!.
Sesungguhnya panasnya api neraka Jahannam tidak tertandingi. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan, panasnya lebih dari 70 kali dari panasnya api dunia yang paling panas.
Satu contoh permisalah yang tak mungkin bisa menyamai dengan neraka. Seandainya kita dipaksa meminum secangkir kopi atau teh yang sedang mendidih dengan segera, apa yang akan terjadi? Lidah dan mulut kita akan melepuh, dan boleh jadi usus kita juga akan meradang dan putus. Lalu bagaimana kalau yang diminumkan adalah air neraka yang sedang mendidih dan memiliki panas yang tak terhingga.
“Orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” Coba bayangkan keadaan ahli neraka yang dijelaskan ayat ini! karenanya benar-lah sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, “Kalau kalian tahu apa yang aku ketahui, pasti kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” Masalahnya, kita tidak mengetahui sebagaimana yang diketahui oleh beliau shallallahu 'alaihi wasallam.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan tentang tikar dan selimut ahli neraka,
لَهُمْ مِنْ جَهَنَّمَ مِهَادٌ وَمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ
“Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka).” (QS. Al-A’raf: 41). Dari bawah penghuni neraka ada tikar yang terbuat dari api neraka, sedangkan dari atasnya mereka diselimuti dengan selimut dari neraka juga. Dari sini, dapat kita padukan dengan ayat-ayat yang lain, bahwa para penghuni neraka akan dipakaikan baju dari aspal neraka yang lalu dibakar, tikar dari neraka, selimut dari neraka, dan juga cambuk (martil) dari besi.
Pada ayat lain, Allah Ta’ala menyebutkan tentang angan-angan para penghuni neraka, yaitu kematian. Mereka ingin sekali mati sehingga tidak merasakan adzab neraka yang maha dashsyat. Hal ini sebanding dengan angan-angan mereka di dunia, yaitu mereka berangan dan berhayal dapat hidup seribu tahun atau lebih. Mereka sangat cinta kepada kehidupan dunia. Sedangkan di akhriat mereka sangat-sangat berharap bisa mati. Kita berlindung kepada Allah dari menjadi bagian orang-orang kafir.
وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَى عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذَابِهَا
“Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka adzabnya.” (QS. Faathir: 36) Yakni, dia tidak mati dan tidak akan diringankan adzabnya. Berbeda dengan siksa manusia di dunia, berapa tahun dan seberapa hebat mereka menyiksa sesama manusia? Penyiksanya bisa bertaham menyiksa paling hanya satu atau dua jam secara berturut-turut lalu istirahat. Pun dia masih butuh makan, minum, buang air dan kebutuhan lainnya sehingga siksa akan berkurang atau dihentikan sementara. Dan ujung dari siksaannya adalah kematian. Sedangkan di neraka, adzab tidak akan dihentikan barang sejenak, karena yang menyiksa adalah para malaikat yang sudah Allah bekali dengan kekuatan luar bisa dan sangat menyeramkan. Mereka tidak mengenal lelah atau capek sehingga tidak ada istirahat dari siksa bagi penghuni neraka. Setiap detik, setiap menit dan setiap jam penghuni neraka disiksa tanpa henti dan mereka tidak bisa mati. “Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab.” (QS. Al-Nisa’: 56)
Karena itulah, wahai saudaraku seiman, kita harus senantisa mengingat akan neraka, berlindung kepada Allah 'Azza wa Jalla dari siksa neraka yang luar biasa. Di dalamnya tidak ada kematian, sebagaimana Allah kisahkan tentang permintaan penghuni neraka kepada Malaikat Malik sang penjaga neraka,
وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ
“Mereka berseru: "Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja".” (QS. Al-zukhruf: 77)
Maka Malikat Malik menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini). Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.” (QS. Al-Zukhruf: 77-78)
Sesungguhnya siksa neraka jahannam tidak bisa dibayangkan. Kedahsyatannya melebihi dari setiap gambaran manusia tentang berat dan dahsyatnya siksa, “Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya,” (QS. Al-Fajr: 25). Tidak seorang pun yan menyiksa bisa menyamai siksa Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Sesungguhnya masih banyak ayat lain yang menceritakan tentang kengerian dan dahsyatnya siksa neraka. Maka bagi setiap mukmin agar merenungi ayat-ayat tersebut dan sering membaca keterangan-keterangan tentang neraka, minimal satu bulan sekali. Kalau bisa, lebih banyak dari itu, agar hati ini takut dan khawatir terhadapnya. Sehingga dia akan bertakwa kepada Allah dan menjauhi segala laranganNya. Kemaksiatan ditinggalkan sedangkan kewajiban dijalankan dengan semestinya.
Ya Allah kami berlindung kepada-Mu dari siksa neraka dan segala hal yang bisa mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan. Ya Allah peliharalah kami dari siksa neraka, sungguh kami tidak sanggup menahannya dan kuasa menjalaninya. Amin, ya Rabbal a’lamin! [PurWD/voa-islam.com] Read More..
Label:
Islam
Langganan:
Postingan (Atom)





